Boring
This post has received widespread feedback from users for being monotonous and overly repetitive.
Sembilan Prinsip Propaganda
1. BERBOHONG BESAR Kebohongan besar lebih efektif daripada kebohongan kecil karena masyarakat tidak akan percaya bahwa ada orang yang akan berbohong "tentang hal itu."
2. FOKUS Jangan mempersulit, abaikan sejarah, buatlah sesederhana mungkin untuk orang yang berpikiran sederhana.
3. ULANGI Orang tidak dapat membedakan antara fakta dan kebiasaan. Jika mereka mendengar kata-kata yang sama diulang cukup sering, kata-kata itu akan menjadi benar dalam pikiran mereka.
4. MENYALAHKAN Jangan pernah memberikan pujian kepada pihak lain, selalu menyalahkan, merendahkan, memfitnah, dan merendahkan martabat manusia.
5. MEMPROVOKASI Kemarahan, ketakutan, dan kebencian lebih kuat daripada akal sehat, logika, atau fakta.
6. Isu KRISIS harus menyangkut hidup dan mati, kebaikan melawan kejahatan, cinta melawan kebencian, kita melawan mereka. Urgensi mengalahkan keberatan.
7. EMOSI Seseorang mungkin mempertanyakan fakta, tetapi mereka tidak akan pernah mempertanyakan perasaan mereka sendiri. Gunakan emosi.
8. MENYANTAP: Mengabaikan argumen yang masuk akal, menjelek-jelekkan semua orang yang tidak setuju dengan anggapan memiliki niat buruk.
9. TANPA BATAS Moralitas adalah untuk pecundang. Moralitas sang pemenang tidak akan dipertanyakan. Tanpa batas.